BNP2TKI TARGETKAN KIRIM 6000 TKI KE KOREA

PELUANG KERJA KOREA

Keberadaan TKI di Korea, jelas Jumhur, dinilai sangat membantu meringankan kekurangan tenaga kerja domestik yang bekerja di sektor menengah, seperti di beberapa industri elektronik dan furniture. Akan tetapi, pada tahun 2009 – karena terjadi krisis global yang melanda ekonomi dunia (tidak terkecuali Korea) – BNP2TKI hanya bisa mengirimkan 2.000 TKI formal. Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat menambahkan, pada tahun 2010 ini karena perekonomian dunia sudah mulai bangkit kembali, BNP2TKI pun kemudian menargetkan sekitar 6.000 TKI formal bisa terkirim ke Korea. Sebab, selama dua bulan pertama (Januari – Pebruari), BNP2TKI telah berhasil mengirimkan 2.000 TKI formal ke Korea.

BNP2TKI Targetkan Kirim 6.000 ke Korea

Medan, BNP2TKI (18/05) – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menargetkan pada tahun 2010 ini bisa mengirim 6.000 TKI ke Korea. Sebelumnya, pada tahun 2009 lalu, BNP2TKI baru bisa mengirim 2.500 TKI.

“Kami optimistis target 6.000 TKI pada tahun 2010 ini bisa terkirim ke Korea. Karena dalam dua bulan terakhir (Januari – Pebruari) sudah terkirim sebanyak 2.000 TKI,” kata Kepala BNP2TKI, Moh Jumhur Hidayat, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakoreg) BNP2TKI Wilayah Barat di Hotel Grand Antares, Medan, Sumatera Utara, Selasa (18/05).

Ia menjelaskan, sejak tahun tahun 2006 lalu, pemerintah Indonesia telah melakukan pengiriman TKI formal ke Korea, yang dikenal dengan program Government to Government (G to G). Pada tahun 2006 – yang waktu itu ditangani Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans), sekarang Kemenakertrans RI – telah tercatat 1.200 TKI formal yang terkirim di Korena.

Namun, kata Jumhur, sejak tahun 2007 ketika pengiriman TKI formal program G to G ditangani BNP2TKI telah terjadi peningkatan secara signifikan. “Jumlah TKI formal program G to G yang dikirim ke Korea mencapai lebih dari tiga kali lipat, yakni sebanyak 4.200 TKI,” ungkap Jumhur.

Kemudian pada tahun 2008, lanjut Jumhur, pengiriman ke Korea bahkan melebihi dari kuota yang ditentukan. “BNP2TKI mampu mengirimkan 11.835 TKI formal, melebihi kuota yang telah ditentukan pemerintah Korea sebanyak 9.000 TKI,” katany

Artinya, jatah lebih pengiriman TKI formal tersebut, diambil dari negara lain. Pemerintah Korea saat ini telah menerima tenaga asing dari 16 negara, termasuk Indonesia.

Menurut Jumhur, pemerintah Korea mengaku, cukup terbuka menerima TKI untuk bekerja di negaranya. Karena sejauh ini, para TKI yang bekerja di Korea dikenal jujur, sabar, dan ulet didalam bekerja.

Keberadaan TKI di Korea, jelas Jumhur, dinilai sangat membantu meringankan kekurangan tenaga kerja domestik yang bekerja di sektor menengah, seperti di beberapa industri elektronik dan furniture.

Akan tetapi, pada tahun 2009 – karena terjadi krisis global yang melanda ekonomi dunia (tidak terkecuali Korea) – BNP2TKI hanya bisa mengirimkan 2.000 TKI formal.

Jumhur menambahkan, pada tahun 2010 ini karena perekonomian dunia sudah mulai bangkit kembali, BNP2TKI pun kemudian menargetkan sekitar 6.000 TKI formal bisa terkirim ke Korea. Sebab, selama dua bulan pertama (Januari – Pebruari), BNP2TKI telah berhasil mengirimkan 2.000 TKI formal ke Korea.*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s